Kamis, 18 Juni 2020

CARA MEMBUAT RESUME YANG BAIK

Resume Kuliah Online ke 8
Oleh Agathe, SPd
Narasumber : THERESIA SRI RAHAYU, S.Pd.,SD

Semua tips yang saya tuliskan nanti berasal dari narasumber yang sudah mendapat beberapa penghargaan dalam membuat resume. Narasumber cantik tersebut bernama  Theresia Sri Rahayu, S.Pd.SD, Lahir di Kuningan, 13 September 1984. Bekerja di SDN Waihbur Kab.Sumba Tengah NTT.
Berikut adalah beberapa prestasi yang telah dicapai:

1.     Juara 1 Guru Berprestasi tingkat Kecamatan Padalarang – Kab. Bandung Barat (2014)

2.     Juara 2 Lomba Guru Berprestasi tingkat Kab. Bandung Barat (2014)

3.     Juara 3 Lomba Guru MIPA tingkat Kec. Padalarang (2014)

4.     Juara 1 Olimpiade Guru Nasional tingkat Provinsi NTT (2018)

5.     Finalis Lomba Olimpiade Guru Nasional tingkat nasional (2018)

6.     Finalis Lomba Alat Peraga Matematika Sederhana tingkat nasional (2018)

7.     Peserta Short Course ke Luar Negeri dalam Program 1000 Guru ke Luar Negeri (2019)

8.     40 besar penerima dana hibah penelitian pada program Teaching Challenge (2019)

9.     Finalis Course on Developing Lesson Study for Primary Mathematics Teacher tingkat internasional (2019)

10.  Guru Inti Terbaik dalam Pembekalan Guru Inti Program PKP tingkat Provinsi NTT (2019)

11.  Peserta Terbaik dalam Bimtek UKS Regional Bali

12.  Sahabat Rumah Belajar Provinsi NTT (2019)

13.  Finalis Lomba Mathematics Teaching Learning Model (MTLM) tingkat internasional (2019)

14.  Kader Inti Gerakan Ajarmat / Ayo Belajar Matematika (2019)

15.  Resume terbaik dari KSGN dan Pelatihan Belajar Menulis Bersama Om Jay (2020)

16.  Blogger inspiratif dari Ikatan Guru TIK PGRI dengan Penerbit Andi Yogyakarta pada bulan (2020)

17.  35 selected participants of Advance Online Course SEAMEO Qitep in Mathematics (2020)


 
Beberapa resume yang mendapat hadiah atau penghargaan yaitu :
1.Resume tercepat : https://www.cikgutere.com/2020/03/gas-gere-berani-menulis-berani.html?m=1
2.Resume terbaik : http://www.cikgutere.com/2020/04/strategi-pemasaran-buku-yang-efektif.html
3. Tulisan terbaik dan inspiratif : https://www.cikgutere.com/2020/05/belajarlah-menulis-dari-  kartini-dan-ukirlah-sejarah-karyamu.html?m=1
 
Contoh resume yang banyak viewernya:
Resume yg paling banyak viewernya yaitu 720 orang https://www.cikgutere.com/2020/04/semua-guru-bisa-jadi-gupres-ini-caranya.html?m=1

Contoh artikel yang dikunjungi ribuan pembaca:
https://www.cikgutere.com/2020/04/download-gratis-materi-belajar-di-rumah.html?m=1

Menurut Theresa Sri Rahayu, SPd.SD cara membuat resume yang baik adalah:
1. Menulis resume sesegera mungkin, selagi topik itu hangat. Tujuannya agar tidak semakin banyak uraian yang terlewat.
2. Menulis resume sesuai dengan gaya menulis kita sendiri. Just be your self.
3. Tangkap point penting materi dari narasumber, modifikasi dengen kalimat sendiri (jangan asal copas materi dr chat)
4. Gunakan pengantar yg menarik sebelum masuk di isi resume (biasanya saya menghubungkan dengen kehidupan saya, misalnya topik Menerbitkan Buku di Penerbit Mayor, maka saya awali dengan pengantar bahwa sejak kecil saya suka membaca buku dan ada mimpi suatu saat saya bisa menulis buku dan buku saya dipajang di rak buku sebuah toko buku besar"
5. Gunakan heading dan sub heading agar resume terkesan lebih rapi tatanannya. Selain itu, penggunaan heading dan sub heading akan membantu pembaca
memahami struktur tulisan.
6. Tulislah resume dengan sepenuh hati. Bukan karena sekedar ingin mengerjakan tugas dari Om Jay. Ketika kita sdh menulis resume dgn sepenuh hati, maka pasti kita akan melakukan effort yg lebih dr orang lain / blogger yg lain.
- Menentukan judul resume yg wow
  • Judul Bombastis :mengebu-gebu,mustahil, berlebihan. Contoh : 6 Hari Bisa Berbahasa Inggris, 10 Hari sukses Menulis Buku dll
  • Judul Kontroversi: bertentangan. Contoh : Mengubah Wajah Sekolah dari Menyeramkan Jadi Menyenangkan
  • Judul How to : Tips dan Trik cara membuat sesuatu. Contoh: Tips dan Trik Merawat Blog Seperti Anak Sendiri
  • Judul Manasuka : suka-suka penulisnya. Contoh Tarian Kunang-kunang, Laskar Pelangi dll
  • Judul rahasia: sangat membuat penasaran pembacanya. Karena isinya tidak bisa ditebak. Contoh: Lima Judul Tulisan Yang Menarik Minat Pembaca, Kitab Sukses Mahasiswa dll
      Baca artikel berikut : https://www.cikgutere.com/2020/03/lima-judul-tulisan-yang-menarik-    minat.html?m=1
 - Mencari referensi terkait topik
- Merancang "pasar" resume kita dan melakukan strategi promosi
- Merancang tampilan / visual resume dgn menambahkan gambar atau video di resume kita.
- Melakukan editing sederhana (PUEBI)
7. Cari informasi terkait narasumber yang akan kita tulis materinya melalui resume. Semakin kita lengkap dalam memberikan gambaran narasumber, maka point kita akan menjadi lebih baik daripada peresume yg lain. Caranya : stalking akun medsos narasumber (FB, instagram, dll)
8. Gunakan aplikasi atau alat - alat lain yg mendukung kita dlm menulis resume, misalnya jika ada narasumber yg memberikan materi melalui youtube, maka putar videonya di hp, sambil ketik resumenya. Atau jika ada narasumber yg menyampaikan materi melalui voice note, gunakan aplikasi voice to text utk mengubahnya menjadi text.
9. Lakukan blog walking utk mencari informasi yang mungkin terlewat serta mencari inspirasi menulis.

Menurut Ibu Theresa, menulis resume banyak manfaatnya. Menambah pengetahuan, mengikat sari - sari ilmu, dan menajamkan pola berpikir kita. Jika kita mengaktifkan diri menulis resume dengan baik dan sepenuh hati, niscaya banyak keajaiban akan terjadi. Maka, buktikanlah sendiri. 🙏🙏🙏










Selasa, 16 Juni 2020

BELAJAR NGEBLOG BERSAMA MAS BRIAN


Resume Kuliah Online Belajar menulis Pertemuan Ke 7
Oleh Agathe, S.Pd

Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. Lahir di Jakarta, 30  Juni 1992. Pendidikan S-1 PGSD, bekerja sebagai guru SD. Sekarang tinggal di Bekasi. Selain mengajar pak guru muda ini sudah mulai ngeblog sejak 2009, menulis beberapa buku dan menulis puluhan artikel yang dimuat di media cetak. Itulah biodata narasumber kuliah online Belajar Menulis Bersama Omjay dkk pada pertemuan ke 7.
Tema kuliah malam ini yaitu Guru Menulis dan Menerbitkan Buku. Pak Brian mengatakan senang bisa bergabung dengan bapak/ibu yang ada di grup belajar menulis ini karena sama-sama suka menulis.

Berikut adalah sharring bersama Pak Brian tentang ngeblog di blogger.com dan kisah menerbitkan buku.
  • Motivasi ngeblog adalah faktor penting untuk menjaga konsistensi ngeblog.
  • Motivasi ngeblog  ada dua yaitu hasil ngeblog dan target ngeblog
  • Motivasi yang berorientasi pada hasil sebaiknya dihindari karena kalau tidak mendapatkan hasil maka bisa dengan mudah meninggalkan blog.
  • Tujuan awal bergabung dengan grup menulis yaitu untuk mengasah kemampuan menulis hingga menerbitkan buku dan blog adalah media tempat kita menulis.
  • Kita tidak perlu menunggu ide/kejadian hebat untuk bisa menulis karena hal biasa bagi kita bisa dianggap luar biasa bagi orang lain.
  • Hal yang paling mudah ditulis adalah pengalaman/aktivitas sehari-hari di rumah atau di tempat kerja.
  • Tidak perlu membandingkan blogger atau wordpress, karena yang diperlukan adalah memilih salah satunya dan menggunakannya secara konsisten.
  • Sebaiknya kita membiasakan  diri dengan hal terbaru dari blogspot yaitu blogger.com perlahan-lahan menuju perubahan tampilan baru
  • Pak Brian juga membuat beberapa video di youtube tentang tutorial blog dan menulis beberapa buku diantaranya buku yang berjudul Blog Untuk Guru Era 4.0
  • Pak Brian sudah memiliki dua buku solo yaitu buku Blog Untuk Guru Era 4.0 dan buku kedua berjudul Aksi Literasi Guru Masa Kini yaitu buku yang berisi kumpulan artikel yang berasal dari blog praszetyawan.com dan blog gurusiana, yang sudah dipilih sesuai tema buku yaitu literasi.
  • Buku solo ketiga yang mau diterbitkan yang berjudul Menerjang tantangan menulis Setiap hari berisi tentang best practice, aktivitas di sekolah dan opini pendidkan. Tulisan-tulisan itu dibuat Pak Brian ketika mengikuti program tantangan menulis setiap hari yang diadakan gurusiana.
  • Ada 1 buku antologi cerita mini bersama siswa sekelas dengan tema hobi.
  • Beberapa tips membukukan tulisan yang berasal dari blog.
    • Milikilah niche ( niche adalah istilah yang merujuk pada tema khusus yang digunakan pada seluruh postingan blog. Contoh: pendidkan,kesehatan,buku,otomotif,fashion,kuliner dll
    • Untuk blog personal yaitu blog yang tidak memiliki nche yang jelas maka untuk membukukannya caranya dengan menentukan beberapa tema besar postingan yang kira-kira dapat dibukukan
  • Beberapa tips agar blog dapat cepat ditemukan di pencarian google:
    • Buatlah tulisan yang masih jarang diposting oleh web/blog lain
    • Mendaftarkan blog ke google webmaster
  • Tidak boleh mengirimkan naskah yang sama ke penerbit yang berbeda
  • Cara memotivasi menulis setiap hari sebaiknya dilandasi target yaitu blog harus update.
  • Google adsense akan membayar kita jika ada orang yang mengklik iklan yang ada diblog kita
  • Agar blog dikunjungi banyak orang:
    • share link blog ke medsos
    • bergabung dengan blogger
    • membuat tulisan tip/how to yang banyak dicari orang
  • Kesimpulan:
    • Menulis di blog bisa menjadi modal awal  untuk membuat kumpulan tulisan kita menjadi buku
    • Jangan sampai kesulitan dalam ngeblog membuat kita menyerah menulis
    • menulislah dengan lepas tanpa beban bahwa apakah tulisan kita sudah bagus atau belum, akan banyak yang baca atau tidak.
    • Hal biasa menurut kita bisa dianggap luar biasa bahkan menginspirasi orang lain. Maka menulislah
Akhirnya tugasku resumeku selesai di pukul 02.00 WIB, mestinya kalimat-kalimat diatas kurangkai menjadi paragraf , mungkin bisa lain waktu karena mata ini sudah tidak kuat untuk bekerja lagi. Tapi saya salut dengan Pak Brian, masih muda sudah berkarya.   Oya saya bisa membuat blog karena belajar dari tutorial Pak Brian di youtube. Terima kasih ya Pak guru.

Sabtu, 13 Juni 2020

BERBAGI KEBAIKAN MELALUI BLOG







Resume Kuliah Online Ke-6
Narasumber Bambang Purwanto, S.Kom., Gr (Mr.Bams)

Jumat, 12 Juni 2020. Kuliah Online Belajar Menulis Bersama Omjay dkk  pertemuan ke 6. Tidak terasa sudah di pertemuan ke - 6 Narasumber kali ini juga merupakan seorang guru. Setiap narasumber yang ada merupakan guru-guru yang hebat, mengispirasi dan berprestasi. Jadi, walaupun menyelesaikan tugas-tugas yang ada dengan tertatih-tatih karena kesibukan yang ada tetapi saya tetap maju. Supaya belajar dari pengalaman-pengalaman hebat setiap narasumber. Siapa tau bisa ketularan jadi orang hebat. Menjadi orang yang bisa berguna untuk orang lain dan bangsa ini.
Kuliah Online dibuka oleh Omjay dengan memperkenalkan profil Narasumber :

Profil 

Nama Lengkap : Bambang Purwanto, S.Kom., Gr.
Nama Panggilan 1 : Abang (nama panggilan keluarga di rumah )
Nama Panggilan 2 : Ayah Salwa (nama panggilan sebagai pendongeng)
Nama Panggilan 3 : Mr.BamS (panggilan di sekolah SMP Taruna Bakti)

Tempat Lahir : Bandung
Tanggal Lahir : 6 April 1974
Pekerjaan : Guru Tetap SMP Taruna Bakti
Alamat Rumah : Perumahan Lebakwangi Asri RT 04 RW 13 Desa Lebakwangi Kec Arjasari Kab Bandung Jawa Barat – 40379
No Kontak : 088809405468, 081322278305
Email pribadi : bangpurwa@gmail.com
Blog & Website : www.penamrbams.id
Instagram : @ayahnasalwa
Pendidikan Akhir : STMIK AMIKBANDUNG, Jurusan Sistem Informasi
Hobi : Membaca Buku, mendongeng, berorganisasi, catur
Nama Isteri : Euis Mulyati (Ibu rumah tangga, pernah bekerja 18 Leader SPG PT. SMU / Wings)
Nama Anak : Salwa Nurkhalishah (SMAN 1 Banjaran Kelas XI)
Pengelola Taman Baca : Ketua TBM AS Lebakwangi

Perkuliahan dimulai dengan cerita nyata dari Ayah Salwa sang pendongeng tentang kelahirannya. Ternyata beliau memiliki saudara kembar perempuan dan mereka dilahirkan secara normal. Saya tidak bisa mendongeng seperti beliau,  saat Ayah Salwa bercerita kelahirannya saja kita sudah tersenyum. Seandainya kita bisa mengajar seperti mendongeng tentulah tidak ada siswa kita yang ngantuk. Guru TIK mungkin jarang mengalami siswa ngantuk saat belajar, tetapi kalau guru Sains he he sungguh kami harus berkreasi lagi. Oke kita lanjut...

Selanjutnya bagaimana perjalananan panjang Mr. Bams menjadi seorang guru.  Pada saat lulus SMA tahun 1992 Mr. Bams daftar PGSD dan ternyata belum beruntung, lalu Mr. Bams mengikuti kursus komputer selama 3 bulan sambil bekerja di konsultan. dan inilah riwayat karier Mr.Bams.

1992 - 2000 : Konsultan
2001 - 2004 : Kemfood (milik Bob Sadino)
2004 - 2008 : Pendongeng Keliling
2004 - 2008 : Konsultan Pelatihan
2008 - sekarang : Guru SMP Taruna Bakti

Jadi menurut pendapat saya, Mr.Bams tercapai cita-citanya  yaitu menjadi guru. Mau masuk PGSD tidak jadi, tetapi tetap akhirnya jadi guru. Yeee hidup guru!! Sudah ditakdirkan Allah menjadi guru. Oke kita lanjut lagi ya...

Mr.Bams memulai blog saat mulai mengajar di SMP Taruna Bakti  tahun 2008. Mr. Bams  membimbing ekskul blog tetapi menggunakan multipy pada tahun 2009. Karena multiply tidak bisa dipakai lagi Mr.Bams berpindah ke wordpress.

Mengapa Mr.Bams ngeblog? Karena Mr. Bams senang dunia  menulis. Sebagai pendongeng yang dumulai  tahun 2003, beliau harus banyak membaca buku untuk bahan mendongeng. Dan ini terbukti bahwa tahun 20011 Mr.bams sudah mempunyai Taman Baca di rumah dan tahun 2012 memiliki taman baca secara mandiri.

Mr.Bams adalah seorang pegiat literasi, tidaklah mengherankan jika SMP Taruna Bakti mendapatkan Juara Literasi Kategori Utama tahun 2019 dan Mr. Bams adalah Ketua Tim Literasinya. Mr. Bam juga mendapat Anugerah Penggiat Literasi Dari Dinas Pendidikan Kota Bandung, juga berhasil masuk 6 besar ajang Guru Inspiratif Een Sukaesih pada tahun 2019, karenanya Mr.bams mendapat penghargaan dari Kepala Disdik Jabar dan Bapak Gubernur. Keren kan!!

Selanjutnya inilah cerita Mr.bams kepada kami:

Tujuan Membuat Blog :
1. Malu sebagai guru TIK ngak punya blog
2. Malu sebagai penggiat literasi ngak punya blog
3. Berbagi pengalaman
4. Menyimpan tulisan sepanjang zaman (bukan sepanjang hayat)
5. Menghasilkan rupiah

Apa saja isi dari blog :
1. Isilah yang disukai. Senang menulis cerpen, tulislah cerpen. Senang menulis puisi tulislah puisi
2. Isilah yang bisa membantu orang lain, tidak hanya pengetahuan atau informasi. Saya sedang mengembangkan sebuah blog yang mendukung kegiatan. Seperti yang dilakukan bersama Omjay. Omjay merasa bahagia saat daftar hadir sudah direkap. Peserta tinggal datang ke blog, kemudian klik daftar hadir, tanpa harus mencari chat di grup WA

Wabah Covid-19 menuai berkah
Gara-gara Covid saya memberanikan buka kelas blog. Siapa inspirasinya ? Om Jay dan Kang Encon. Saya perhatikan polanya, saya perhatikan bagaimana mengelola kelas online di WA. Saya belajar dengan cepat.
Lahirlah :
1. Kelas Blog Pemula sudah 4 angkatan, Angkatan 5 akan mulai 13 Juni
2. Kelas Blog Lanjutan sudah 1 angkatan, Angkatan 2 akan mulai 18 Juni
3. Kelas Blog Utama (peserta yang mintanya bebas, bisa belajar kapan saja)

Mr.Bams juga menghasilkan karya  sebuah buku.


Pesan Mr.Bams bagi kami..
Lakukanlah apa yang mau dan bisa kita lakukanlah.
Banyak orang yang bisa tapi kadang tidak mau melakukannya
Bermodal mau maka akan menjadi bisa.

Semoga pengalaman yang saya sampaikan hanya setetes embun dipagi hari. Masih banyak orang hebat di sana. Kita bukan untuk menjadi orang hebat, akan tetapi semoga kita menjadi orang yang bermafaat kapanpun, dimanapun dengan siapapun.

SAYA SUKA PESANNYA Mr.BAMS.

Di akhir penyampaian materi Mr. Bams menghadirkan pesan suara dari  MARYO TEDUH ( Mari Ayo Tenang Dalam Urusan Hidup) . sebenarnya ya..suara Mr.Bams sendiri. Mantap !!
ini dia pesannya  untuk motivasi menulis.
" Menulislah apa yang diinginkan, menulislah yang bisa ditulis jangan sampai menulis yang tidak bisa dituliskan, tulislah sehingga itu bermanfaat."

Saya akan menulis pesan-pesan Mr. Bams dari sesi tanya jawab:.
  • Kiat-kiat supaya fokus menulis di blog adalah buatlah target menulis, seminggu sekali, dua hari sekali atau setiap hari. tulislah dulu yang bisa ditulis lalu tingkatkan intensitas menulisnya.
  • Jika kita melakukan kebaikan maka akan datang kebaikan.
  • Mahir bisa dilatih, yang bisa latihan hanya orang yang mau dilatih.
  •  Cara blog ramai dikunjungi
  1.  Tergabung dengan komunitas (seperti grup menulis ini, ada 12 grup)
  2.  Sering memperkenalkan blog kita kepada yang lain, bisa di WA, FB, IG
  3.  Rajin berkunjung ke blog yang lain
  4.  Buatlah blog kita untuk membantu orang lain
      Manfaatnya
  1.  Sederhananya blog bisa menyimpan tulisan kita, tetapi bisa dibaca oleh banyak orang. Beda kalau tulisan disimpan di laptop, komputer bahkan buku.
  2. Melatih menulis, jadi terbiasa menulis.
  3. Membangun kepercayaan diri melalui tulisan
  • Motivasi menulis di blog
Motivasi utama adalah melatih kebiasaan menulis dan membuat blog yang kita kelola bermanfaat untuk yang lain.
Menarik Pembaca
Membangun blog memang tidak mudah. Yang kita lakukan sudah benar, yaitu adanya komunitas. Makanya di penamrbams.id sengaja ada kumpulan link blog (blogspot, wordpress, web blog), tujuannya agar bisa saling berkunjung. Maka silatiurahim terus dibangun.

Bila kita seorang guru, buatlah materi dan tugas di blog kita, maka pasti banyak pengunjung ke blog kita. Kemudian tulislah tidak hanya materi dan tugas. Akan tetapi yang lainnya kita tuliskan, agar menjaring pembaca. Tetap semangat, tapi saranya saya adalah menulislah untuk membahagiakan yang lain, maka kebahagiaan akan datang tak tertahankan.

  • Hati-hati dengan curhat di blog jangan sampai kelepasan karena blog adalah konsumsi publik. Pintar-pintarlah memposting tulisan.
  • Menabung yang baik adalah memberi.
  • Agar tulisan enak dibaca.  Menulis adalah ketrampilan, jadi bisa dilatih. berlatihlah terus dengan sabar. Agar tulisan enak dilihat, belajarlah mengatur tampilan.

Kesimpulan dari Mr.Bams:
  1. Sebagai guru tantangan saat ini sangat luar biasa, membiasakan menulis adalah bagian dari keterampilan yang harus diperlihatkan. Caranya dengan menulis diblog, mengirimkan tulisan ke media cetak (koran, majalah, media online) kemudian membuat buku.
  2. Buatlah blog yang dikelola sepenuh hati, tidak hanya memenuhi target. Akan tetapi tumbuh kembangkanlah blog, sehingga blog bisa menjadi cerminan pemiliknya.
  3.  Berbagilah kebaikan dengan cara apapun, termasuk media blog.
  4. Setiap orang punya potensi yang luar biasa, maka galilah dan kembangkan

Banyak orang yang bisa akan tetapi tidak semua orang mau melakukan sesuatu. Hidup ini akan selalu bahagia, karena bahagia diciptakan setiap saat. Buatlah tulisan agar dikenang sepanjang jaman. ( Mr. Bams)

Setiap kata- kata yang disampaikan Mr.Bams  semua baik, jadi menurut saya setiap orang yang hebat memiliki kepribadian yang kuat.  Terima kasih.
 





Kamis, 11 Juni 2020

WAHAI GURU, MENULISLAH


Guru Agung Pradini


Rabu, 10 Juni 2020 adalah pertemuan ke -5 kuliah online Belajar Menulis bersama Omjay dkk. Kali ini Narasumber kami adalah Bapak Agung Pardini.  Inilah profil singkat beliau: Nama Lengkap Agung Pradini, menyukai kisah- kisah kepahlawanan sehingga  menempuh S-1 Pendidikan Sejarah dengan tambahan program minor Antropologi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Sejak tahun 2001 - 2008 beliau mengajar sejarah, IPS di belasan institusi SMP dan SMA, Bimbingan Belajar, Program Pengayaan Ujian, hingga Pembelajaran Paket Non- Normal atau PKBM.

Sejak tahun 2008 hingga sekarang, Guru Agung aktif di lembaga kemanusiaan "Dompet Dhuafa" dan menyalurkan dana untuk perancangan dan pelaksanaan program-program pemberdayaan di bidang pendidikan. 

Guru Agung awalnya bertugas sebagai trainer pendidikan untuk melatih guru-guru yang mengabdi di sekolah-sekolah marjinal di berbagai wilayah Indonesia. Serta merancang dan mengelola program-program inovatif di bidang pendidikan sampai menjangkau 34 provinsi.

Ada sekitar 13  program yang di jalankan hingga 30 provinsi dan berjalan sampai sekarang diantara pendampingan sekolah dan pengembangan guru,  pengiriman guru-guru SGI dll.

Dari 2001 sampai sekarang beliau bergelut di dunia pendidikan.

Guru Agung juga ikut menulis buku antologi bersama dengan teman-temannya, ada sekitar 6 buku, diantaranya berjudul Menabung Gula untuk pendidikan.

Guru Agung juga sering dipanggil untuk menjadi narasumber di seminar, lokakarya dan pelatihan-pelatihan bagi para guru.
Salah satu program Dompet Dhuafa adalah SGI ( Sekolah Guru Indonesia) yang dimulai 2009 sampai sekarang.

Itulah profil panjang Guru Agung.

Sekarang kita belajar dari pengalaman-pengalaman beliau.

Dalam kuliah online, Guru Agung berkata ingin memberi perspektif yang berbeda dalam urusan penulisan dan penerbitan buku di bidang pendidikan dan keguruan.
Guru Agung mengatakan bahwa berdasarkan pengalamannya bekerja  di Dompet Dhuafa, para guru di pelosok mengalami tantangan untuk menulis  dan berkarya , hal ini dikarenakan keterbatasan kondisi geografis dan budaya tempat mereka bekerja. Kendala yang dihadapi diantaranya gaya bahasa, pengoperasian komputer,, ketersediaan listrik, ejaan yang belum disempurnakan dll. untuk mengatasi kendala  tersebut adalah dengan model pendampingan intensif oleh para konsultan dan guru-guru relawan selama kurang lebih 1 tahun. Hal ini tentu membutuhkan kesabaran dari para relawan.

Dompet Dhuafa dibangun oleh para jurnalis senior Republika di era-era awal sehingga program pemberdayaan guru didaerah memiliki produk  tulisan contohnya buku, PTK,jurnal, media pembelajaran,puisi dll.

Berikut contoh buku yang sudah dihasilkan :
1. Buku yang berjudul "Temani Aku Meniup Mimpi" adalah buku yang ditulis berdasarkan pengalaman-pengalaman guru selama mengajar yaitu kumpulan inovasi pembelajaran baik itu metode mengajar ataupun media mengajar.
2. Buku Murid Pasif Pangkal Guru Kreatif
Percetakan buku dibiayai oleh donasi zakat yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Buku tersebut tidak diperjual belikan tetapi diberikan secara gratis untuk guru-guru di daerah lain yang membutuhkan
3. Buku Kelana Guru 2 musim dan buku Batu Daun Cinta Teman setia belajarku adalah dua buku tentang pengalaman guru mengajar di pelosok.



Guru Agung juga berbagi cerita bahwa ada seorang guru muda meninggal dalam tugas, dan sebelumnya sempat menulis buku.
Nama guru tersebut kemudian diabadikan menjadi nama penghargaan bagi guru-guru terbaik SGI yaitu Jamilah Samara Award.

Bagaimana Guru Agung mengajarkan guru-guru menulis? yaitu dengan cara menulis "Jurnal Perjalanan Guru". Jurnal ini wajid ditulis setiap malam oleh setiap guru yang mengikuti proses pembinaan di kampus SGI. Jurnal yang isinya tentang pengalaman mereka selama siang hari, ada yang curhat, ada yang tentang teori kependidikan dan kepemimpinan. Jurnal tersebut dikumpulkan dan ditanggapi untuk refleksi dan evaluasi. Mirip dengan kebiasaan Omjay. Melalui kebiasaan menulis jurnal harian menjadikan guru terlatih menulis, tetapi itu tidaklah cukup, guru-guru harus banyak membaca karena kalau tidak banyak membaca ya tidak akan banyak menulis.
Selain membuat jurnal,juga mereka lakukan bedah buku secara rutin, ada yang harian dan mingguan. Dan dalam setiap apel pagi yang dilakukan guru SGI, yang bertugas sebagai pembina apel akan memberi kajian bedah buku. boleh buku apa saja atau novel.
Hal yang menarik lagi adalah mereka melakukan aktivitas "semangat pagi" untuk memberi motivasi dengan menggunakan kata-kata para tokoh dan juga untuk memantau kemajuan bacaan para guru. dan hal ini efektif untuk meningkatkan kepekaan literasi para guru.

Guru Agung percaya bahwa menulis buat guru adalah lompatan dan percepatan peningkatan kapasitas, kompetensi dan rasa percaya diri.










Rabu, 10 Juni 2020

BERBAGI PENGALAMAN BERSAMA TOKOH INSPIRATIF DUNIA PENDIDKAN IBU EMI SUDARWATI


Meski dengan tertatih-tatih mengikuti kuliah online belajar menulis pertemuan  ke 4 karena kesibukan pekerjaan, usaha dan bayi kecilku yang berumur 9 bulan, akupun berusaha untuk mengikutinya. karena bergabung di grup belajar menulis ini membuatku semangat dan terkadang merasa malu jika mau menyerah. Karena bapak-bapak dan ibu-ibu  narasumber yang begitu menginspirasi juga merupakan seorang guru dan sungguh mereka luar biasa semangat belajar dan berbuat yang terbaik untuk negeri.

Senin, 8 Juni 2020 Rasa penasaran dalam hati, Siapakah lagi narasumber malam ini?

Narasumber kuliah online kali ini adalah Ibu Emi Sudarwati. Ini dia Currikulum vitae bu Emi Sudarwati yang dikirim oleh omjay!

CURRIKULUM VITAE EMI SUDARWATI

EMI SUDARWATI.  Alumni Jurusan Bahasa Daerah IKIP Negeri Surabaya tahun 1993 dan lulus tahun 1998.  Mengajar di SMPN 1 Baureno ini sejak tahun 2005.  Disamping aktif mengajar, juga telah menulis dan menerbitkan beberapa karya sastra Jawa dan Sastra Indonesia.  Editor lebih dari 250 buku karya siswa dan guru Indonesia.

Sebagai PJ Budaya Lingkungan dan Pembiasaan Sekolah, aktf sebagai pembina majalah siswa Bhakti  sampai saat ini, Penggagas perpustakaan mini di kelas IXF, dan mengupayakan pengembangan diri Teater Bhakti.  Pengurus MGMP Bahasa Jawa Kabupaten Bojonegoro ini juga sebagai salah Guru Ahli di Pusat Belajar Guru Kabupaten Bojonegoro.

Penulis novel berjudul Ngilon (2014), Novel Kinanthi (2017), Rona Hidup (2018),  Petualangan Siswa Indigo (2019), Novel Sujud Sangisore Talang Mas, dan Kumpulan Esai Menulis dan Menerbitkan Buku untuk Keliling Nusantara dan Dunia (2019).  Bergabung dengan Persatuan Masyarakan Budaya Nasional Indonesia (PERMADANI).  Pengelola TBM Kinathi ini juga pimpinan Grup Patungan Buku Inspiratif, yang sudah menerbitkan hampir 400 buku ber isbn.  Pada Tanggal 28 Oktober 2015, mendapat penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Timur sebagai Guru Bahasa Jawa Kreatif.  Pada tahun yang sama, juga mendapat penghargaan sebagai finalis Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional. 

Pada tahun 2016, sebagai juara III Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Bojonegoro. Pada tahun yang sama, juga sebagai juara I Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional, kategoro SORAK (Seni, Olah raga, Agama dan Muatan lokal, dan Bimbingan Konseling).  Prestasi ini yang mengantarnya berkunjung ke negeri Kincir Angin Belanda.  Mempelajari sistem pendidikan yang ada di Universitas Windesheim dan Iclon Universitas Leiden.  Juga berkunjung ke sekolah-sekolah terbaik di Hollan dan Nederlands.

Seperti biasa ibu Fatimah sebagai moderator  mempersilahkan bu Emi untuk memulai kegiatan malam itu.

Bu Emi langsung menceritakan pengalaman beliau menerbitkan buku.

Pada tahun 2013. 

Awalnya bu Emi bergabung dengan sebuah kelompok penulis yaitu  PSJB (Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro) di Bojonegoro  Ada banyak  penulis-penulis senior.  Seperti : JFX. Hoery (Padangan-Bojonegoro),  Sunaryata Soemardjo (Ngimbang-Lamongan), Nono Warnono (Gajah Indah-Bojonegoro), Gampang Prawoto (Sumberrejo-Bojonegoro), Sri Setyo Rahayu (Surabaya), almarhum Anas AG (Pemred  Radar Bojonegoro-waktu itu), dan masih banyak lagi yang lainnya.

Bu Emi mendapat pencerahan dari orang-orang hebat di dunia tulis-menulis tersebut,  yaitu bahwa karya siswa yang sudah terkumpul bisa diterbitkan dengan ISBN (Internsional Standart Book Nomber).

Pada tahun 2014

Awal tahun 2014 Terbitlah Kumpulan Cerkak karya Emi Sudarwati dan Siswa SMPN 1 Baureno dengan judul buku LUNG.

Pada penghujung tahun 2014.  Kembali bekerja sama dengan PSJB, penulis menerbitkan buku karya Emi Sudarwati dan Siswa SMPN 1 Baureno.  Tidak berhenti sampai di situ.  Karya-karya ini juga mendapat sambutan baik dari kepala sekolah, kepala dinas pendidikan, bahkan bupati Bojonegoro saat itu. Sungguh tokoh inspiratif di dunia pendidikan khususnya di kalangan guru.

Pengalaman luar biasa, penulis dan siswa didatangi oleh salah satu wartawan radar Bojonegoro untuk wawancara.  Pada esok harinya tayang di surat kabar harian radar Bojonegoro yang sangat terkenal .  Dari sana,  semua penasaran dengan buku karya siswa tersebut.  Sehingga Toko Buku Nusantara Bojonegoro banyak diserbu pembeli buku.  Semua ingin membaca dan belajar menulis, serta menerbitkan buku. Luar biasa!!

Buku karya Emi Sudarwati dan siswa SMPN 1 Baureno  menjadi inspirasi bagi banyak sekolah.  Bukan hanya di Bojonegoro, namun juga di Kabupaten lain.  Sehingga sering diwawancara wartawan berbagai media,  baik cetak maupun on line.  Akhirnya bisa tampil di berbagai media tanpa harus membayar sepeserpun.

Pada tahun 2015

Penulis mengikuti lomba inobel tingkat nasional.  Sempat dihantui rasa tidak percaya diri.  Namun karena Bapak Edy Dwi Susanto selaku kepala sekolah waktu itu tidak henti memberikan semangat dan motivasi.  Akhirnya penulis mengirimkan karya inovasi, meskipun dengan setengah hati.

Namun tidak disangka, ternyata dapat panggilan sebagai finalis inobelnas.  Bersama 102 guru dari seluruh Indonesia, penulis diundang ke Jakarta untuk presentasi.  Ternyata bukan hanya presentasi, tetapi ada ujian tulis juga.  Seusai lomba, seluruh finalis diajak berwisata di Dufan.  Meskipun belum mendapat juara, namun penulis sudah cukup bangga, bisa belajar bersama guru-guru hebat dari seluruh tanah air.

Penulis juga mendapat rekomemdasi dari PSJB untuk mengikuti sayembara di BBJT.  PSJB adalah kepanjangan dari Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro.  Sedangkan BBJT kepanjangan dari Balai Bahasa Jawa Timur.  Lembaga tersebut, setiap tahun mengadakan sayembara, yaitu pemilihan sanggar sastra, karya sastra Indonesia, karya sastra Jawa, dan guru bahasa berdedikasi.

Puji syukur, penulis mendapat anugrah sebagai guru Bahasa Jawa Berdedikasi.  Atas prestasi beliau sudah menerbitkan beberapa buku karya sastra siswa.  Semua itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lain untuk lebih berinovasi lagi.  Dengan status baru ini, penulis merasa memiliki tanggung jawab moral, agar lebih giat menularkan virus literasi di manapun juga.  Bukan hanya untuk siswa, namun juga untuk sesama guru.  Bukan hanya di Bojonegoro saja, tetapi sampai ke luar daerah.

Pada tahin 2016

Penulis ditugaskan mengikuti seleksi guru prestasi tingkat Kabupaten Bojonegoro.  Sebenarnya saat itu sudah untuk yang ke dua kalinya.  Karena banyak guru menolak mengikuti seleksi tersebut, akhirnya penulis ditugaskan lagi.  Ternyata tidak sia-sia.  Karena bisa menduduki juara ke tiga dari tiga puluhan peserta.

Pada tahun yang sama, penulis kembali mengirimkan karya inobel.  Kali ini bukan atas inisiatif  bapak kepala sekolah, tetapi keinginan penulis sendiri.  Karena pengalaman tahun 2015 lalu begitu menginspirasi.  Kali ini bukan karya baru.  Namun karya lama yang diedit, dengan tambahan sesuai yang diberikan oleh dewan juri.  Alhasil, mendapat juara 1 inobelnas kategori SORAK (Seni, Olah Raga, Agama, bimbingan Konseling dan Muatan Lokal).

Tidak lama seusai lomba, penulis mendapat panggilan untuk short Course di Negeri Belanda.  Belajar sistem pendidikan di negri kaum penjajah yang super maju itu.  Berkunjung ke dua universitas terbaik, yaitu Windesheim dan Leiden.  Juga berkunjung ke sekolah-sekolah terbaik, yaitu Van Der Capellen dan lain-lain.  Bukan hanya itu, semua peserta diajak berwisata ke Volendam, menyusuri Kanal Amsterdam dan mampir ke Brussel-Belgia.

Sepulang dari Belanda, masih juga mendapat panggilan workshop menulis jurnal di Kota Bali.

Lagi-lagi, di samping belajar juga bisa berwisaya keliling kota terindah di negeri ini.  Kali ini, semua peserta mendapat materi merubah naskah inobel menjadi jurnal.  Tentu ini bukan hal kecil, karena naskah tersebut akan dimuat dalam jurnal berkelas nasional.  Nama jurnalnya adalah DEDAKTIKA.

TAHUN 2017

Penulis diundang untuk mengikuti workshop Literasi Di Kota Batam dan mampir ke Singapura. Sehari di kota Lion menghasilkan sebuah buku dengan judul Dag Dig Dug Singapura.Sebagai juara I Inobelnas, penulis belum boleh mengikuti lomba yang sama. Kesempatan itu penulis gunakan untuk mengajak alumni finalis inobelnas menulis buku yaitu Patungan Buku Inspiratif. Grup alumni itu juga menerbitkan kumpulan cerita inspiratif, berbagi pengalaman belajar, kumpulan puisi, kumpulan pantun dan  masih banyak lagi buku-buku lainnya.

TAHUN 2018

Tahun 2018 Grup Patungan Buku Guru Inspiratif diubah menjadi Penerbit Buku Inspiratif (PBI).Penulis banyak diundang ke daerah-daerah lain sebagai narasumber tetapi penulis berinisiatif, hanya menerima undangan jumat sore, sabtu dan minggu.Di Bojonegoro penulis aktif sebagai sebagai guru ahli (GA) di Pusat Belajar Guru ( PBG), pemateri seminar maupun pelatihan, juri lomba-lomba guru

TAHUN 2019

Penulis mengawali terbitnya buku Kado Cinta 20 Tahun dan Haiku.  Karya ini ditulis berdua dengan suami.  Semoga dengan lahirnya buku tersebut, ikatan pernikahan penulis dengan suami semakin bahagia.

Selanjutnya, di tahun yang sama.  Penulis ingin menerbitkan 2 buku tunggal dan beberapa buku patungan.  Buku tunggal yang pertama berbahasa jawa, yaitu pengalaman selama haji dan umrah.  Sedangkan buku tunggal yang ke dua adalah ini,  Menulis dan menerbitkan Buku sampai Keliling Nusantara dan Dunia.  Alhamdulilah impian ini bisa menjadi nyata.

Adapun untuk patungan, seperti biasa saja.  Yaitu menulis bersama siswa SMPN 1 Baureno dan bersama grup Patungan Buku Inspiratif.  Juga menulis bersama penerbit Pustaka Ilalang,

Saat ini saya konsentrasi mengelola TBM Kinanthi.

Setelah sesi menyimak maka dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Supaya menjadi bisa saya baca dikemudian hari saya akan mulai meresume jawaban beliau.

1. Bagaimana awal mulanya ibu membuat buku ....apakah punya ide tersendiri atau bagaimana?  Jeferson bandung jawabarat

Jawab :

Awal tahun 2013 saya sudah kepikiran ingin menerbitkan Buku.  Tapi belum tahu caranya.   Untunglah akhir tahun 2013 dipertemukan dengan Kawan-kawan PSJB.  Sehingga tahun 2014 terbit buku perdana bersama siswa.  Karena saya tidak mau sukses sendirin.  Saya ingin siswa desa pun bisa dikenal.

 2. Untuk pengiriman naskah    atau materi untuk dibukukan,apakah harus sudah dalam keadaan siap cetak ? Apa yang layout pihak percetakan? Bagaimana untuk naskah yg dikirim hanya berupa karya saja..berapa beaya yg harus dibutuhkan?  ( jika Caver dan layout bukan penulis) ibu Aning S dari Pati

Jawab :

Naskah usahakan dikirim lengkap. Mulai judul, kata pengantar, daftar isi,  isi buku,bdan biografi penulis.  Sedangkan edit,  layout dan desaig kover akan dikerjakan TIM kami.  Namun jika Bapak/Ibu berkenan membuat kover sendiri juga diperbolehkan.  Tapi tidak akan mengurangi biaya ke penerbit.

Ukuran kertas sudah A5 ya. Jadi bisa langsung dihitung biayanya.   Adapun biaya penerbitan, tergantung jumlah halaman dan banyaknya cetak. Catak minimal 10 eks.Kalau jumlah halamannya 50-60 halaman, biayanya 480.000. Sudah termasuk edit, lay out, desaig kover dan ISBN.

3. Jika kita menulis buku dengan menggunakan bahasa jawa, dialek yg dipakai dialek mana? apakah dialek di sktr kita? berhubung basa jawa itu bnyk dialeknya. atau ada standar tersendiri? referensi yg dipakai apakah hrs referensi buku berbahasa jawa jg? atau bolehkan referensinya buku bhs ind ?  dr Ika Fitriyati (Yogyakarta)

Jawab :

Saya menulis menghunakan Bahasa Jawa baku untuk buku ajar/pelajaran.  Sedang buku cerita atau puisi (Gurit) menggunakan Dialek Bojonegoro.  Dialog di cerita bisa menggunakan Bahasa Indonesia maupun Bahasa Asing. Referensi bisa gunakan Bahasa Jawa, Indonesia maupun Bahasa Asing.

4. Untuk PTK . Ini asli naskah PTK atau bagamana yang dikirim ke penerbit ?

Jawab :

Naskah PTK harus sudah dirubah sistematikanya seperti buku. Jadi ada beberapa yang boleh dihilangkan.  Ada pula yang harus disederhanakan.  Boleh 1 PTK atau lebih baik 1 buku terdiri dari kumpulan beberapa PTK.  Tapi kalau Ibu mau mengirim naskah asli juga boleh.  Namun ada biaya tambahan 100.000.   Karena tim akan memangkas sesuai kreteria kami.

5. Bagaimana konsep dasar yang ibu berikan kepada anak-anak  agar mereka senang dan mau menulis, hingga bisa Sasi Sabu? Pak Nengah dari Bali

Jawab :

Sebelum mulai pelajaran, saya minta 1 siswa membaca cerita.   Lalu yang lain mendengarkan.   Setelah itu semua membuat ringkasan cerita.  Kemudian secara acak mereka membaca ringkasan cerita di depan kelas. Lama-lama akan terbangun kultur membaca dan lalu menulis.

6. Bagaimana cara Ibu membangkitkan minat siswa untuk menulis sehingga dapat menghasilkan Buku Bersama Siswa? Rasito, guru dari Banyumas.

Jawab :

Membaca dan menulis itu butuh latihan agar menjadi kebiasaan. Jadi awalnya sedikit saya paksa anak untuk mendengarkan cerita dan menulis ringkasan cerita. Lalu membacakan di depan teman-temannya. Kalau tidak mendengarkan kan tidak dapat menulis ringkasan.   Pasti malu lah pas ditunjuk untuk baca ringkasannya. Lama-lama menjadi kebiasaan

7..Apa tips ibu sehingga ibu mendapatkan inobel tingkat Nasional? Jika satu buku satu siswa, darimana sumber dana percetakannya, sedangkan mereka belum mampu mencari uang sendiri? Titin Sumartini dari Subang.

 Jawab :

Tidak ada tips khusus Bu.  Saya jug tidak ada ambisi untuk juara 1.  Niat awal saya hanya ingin belajar.  Jika akhirnya juara, itu bonus dari Allah.   Jangan mudah menyerah ya.  Semangat belajar dan terus berkarya.  Biaya penerbitan dari orang tua siswa.  Tapi kalau ada anak-anak yang kurang mampu, karyanya bagus, saya siap membiayai dengan uang pribadi.

8. Apa perbedaan PTK dan Karya inobel . Apa tantangan terbesar ibu dalam menggerakkan diri sendiri, guru lain dan siswa . Adakah tips khusus agar agar mereka mau bergerak, mohon pencerahannya juga ttg Haiku  ?

Jawab :

Karya inobel harus bersifat beda, baru atau pembaharuan. Sedangkan PTK boleh menguji coba karya orang lain di kelas kita. Saya tidak pernah menganggap apapun sebagai tantangan.  Mengalir saja seperti air.   Agar mereka mau bergerak, kita harus memberi contoh.  Jangan bicara kalau belum melakukan.   Haiku itu puisi pendek. Terdiri dari 3 baris.  Strukturnya 5:7:5.  Jadi baris pertama terdiri dari 5 suku kata.  Baris ke 2 ada 7 suku kata. Dan baris ke 3 ada 5 suku kata.  Haiku ini aslinya berasal dari Jepang.

9. Buku Antologi yg semacam apakah yang bisa untuk penilaian PAK (kriterianya) ? saya guru mapel bhs Indonesia di SMA , jika saya buat Antologi Puisi Solo, berapa nilai/skor  angka kreditnya ? dan harus berapa halaman ? Ibu Lutfiyah, dari Mojokerto, Jatim

Jawab :

Untuk PAK sebaiknya buku pelajaran atau buku ajar, diktat dll.  Kreterianya bisa baca di buku 4.  Maaf saya tidak hafal. Sedangkan karya inovatif, bisa juga berupa buku puisi atau cerita inspiratif.  Untuk guru Bahasa kalau tidak salah nilainya 4. Jumlah halaman, minimal 50.  Agar bisa diajukan ISBN.

10. Mohon diberikan motivasi dan ceritakan kepada kami, tips yang membuat ibu bisa bersemangat begitu dalam menulis. Bagaimana cara ibu mengatur waktu ( menejemen waktu) antra menulis dengan kegiatan lainnya? Suhaimi aceh ..

Jawab :

Agar motivasi kita selalu terbangun, tentukan alasan kita menulis.  Kalau saya,. Menulis untuk mengukir sejarah sendiri.  Semua karya pasti akan menemukan takdirnya.  Menulis tidak butuh waktu khusus.  Saya hanya menulis 10-20 menit saja setiap harinya.   Tapi harus rutin ya.  Baik itu di blog pribadi,  laptop, maupun HP.

Kuliah online diakhiri penyampaian simpulan al :

Buku adalah bukti sejarah.  Merupakan catatan bahwa kita pernah hidup di dunia ini.  Oleh karena itu, saya ingin mengabadikan setiap jengkal perjalanan menjadi sebuah buku.  Setiap karya pasti akan menemukan takdirnya sendiri.  Semoga buku sederhana ini mengispirasi banyak orang. Nuwun nuwun rahayu.

Demikian resume hasil perkuliahan yang saya buat semoga bermanfaat.

 

Selasa, 09 Juni 2020

Kucari Sampai Dapat



Hari ini cuaca begitu menyengat, sinar matahari begitu semangat memancarkan sinarnya seolah berkata ayo...teruslah menulis wkwkwk. 
Pagi hari kudatang ke sekolahku....sepi tanpa siswaku. Akupun hari ini datang karena mau mencari no hp orang tua siswa dan alamat siswaku. Apa kabar para siswaku? Mengapa kau tidak menjawab wa bu gurumu ini? Sebentar lagi semester akan berakhir dan banyak nilai kalian yang masih kosong. Oh siswaku...besok ibu  jadwalkan untuk menelepon orang tua mu. Apakah kalian baik-baik saja? Semoga no hp dan wa orangtua kalian besok dapat ibu hubungi. Kalau pun tidak bisa dihubungi, siswaku kan kucari sampai dapat. Karena rumahmu mungkin tidak akan berganti.

Cara Membuat e sertifikat otomatis terkirim ke email

 Cara membuat e sertifikat terkirim ke email: 1. Desain template sertifikat di Canva 2. Buat folder materi dll di google Drive. 2. Di Canva ...